Guardiola Menganggap VAR Tak Berguna

Guardiola Menganggap VAR Tak Berguna

Pep Guardiola memperhitungkan Video Assistant Referee( VAR) tidak bermanfaat usai Manchester City ditahan imbang Tottenham Hotspur 2- 2 pada laga Premier League di Stadion Etihad, Sabtu( 17/ 8) malam waktu setempat.

Manajer The Citizens tersebut terbuat jengkel dengan VAR yang menggagalkan kemenangan timnya. Tepatnya pada 2 menit masa injury time babak kedua, wasit menganulir berhasil Gabriel Jesus sehabis memandang VAR.

Dalam rekaman tersebut, bek Man City Aymeric Laporte lebih dulu kedapatan handball di kotak penalti Tottenham cuma sebagian dikala saat sebelum berhasil Jesus.

” Mereka[Premier League] wajib memperbaikinya. Peluit[keputusan wasit] di dalam pertandingan nampak tidak sangat jelas,” ucap Guardiola dilansir dari Daily Mail.

Pelatih asal Catalunya Spanyol itu menyangka pemakaian VAR sama sekali tidak tidak berubah- ubah.

Guardiola setelah itu mencontohkan polemik keputusan wasit pada laga Piala Luar biasa Eropa antara Liverpool melawan Chelsea. Ia pula mencontohkan polemik keputusan wasit yang menganulir berhasil Wolverhampton Wanderers ke gawang Leicester City pada laga minggu awal Premier League.

Pep Guardiola dibuat kesal dengan keberadaan VAR. (

Pelatih berkepala plontos itu pula mengantarkan contoh kala VAR luput dijadikan dasar keputusan wasit pada laga perempatfinal Liga Champions masa kemudian dikala Man City bersua Tottenham.

” Mengapa tidak handball dengan[Fernando] Llorente[di perempat final Liga Champions masa lalu] serta mengapa dikala ini handball? Kadangkala mereka yakin itu hands serta kadangkala tidak.”

” Itu pula terjalin akhir minggu kemudian dengan Wolves serta Chelsea pada Rabu. Kiper[Liverpool, Adrian] tidak tiba garis gawang pada duel adu penalti,” ucap Guardiola.

Aksi Adrian menepis tendangan penalti Tammy Abraham dalam drama adu penalti, disebut- sebut kontroversial. Alasannya, salah satu kaki kiper Spanyol dalam siaran ulang tidak tiba garis gawang. Perihal itu juga dikira pelanggaran dalam pelanggaran baru Law of The Permainan.

Guardiola pula terbuat jengkel kala VAR tidak membagikan hadiah penalti kepada City sebab ia percaya penyerang Tottenham Erik Lamela melaksanakan pelanggaran terhadap Rodri di dalam kotak penalti.

” Itu sepatutnya penalti. Rodri terjatuh serta VAR dikala itu tampaknya lagi rehat. Kamu wajib melihatnya secara pas. Tetapi kami melihat pertandingan yang dipandu fitur pertandingan.”

” Tanyakan saja kepada VAR, tanya mereka di London, sang bos besar. Apa yang terjalin di Liga Champions, pada menit- menit terakhir kepada Raheem[Sterling] serta hari ini permasalahan yang sama. Ini amat susah sebab kami bermain bagus serta mencetak gol- gol indah,” ucap Guardiola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *