Akibat Jakarta Banjir Kembali, Walhi Berkata Anies Tak Berani Tegakkan Aturan

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

Akibat Jakarta Banjir Kembali, Walhi Berkata Anies Tak Berani Tegakkan Aturan

Wahana Area Hidup Indonesia( Walhi) melaporkan banjir Jakarta terjalin akibat banyak bangunan yang melanggar konsep tata ruang serta sedikitnya keberanian pimpinan di Jakarta buat menegakkan ketentuan.

Manager Kampanye Perkotaan serta Tenaga Walhi, Dwi Sawung berkata pemerintah wilayah mengabaikan peruntukkan kawasan hijau dengan mengizinkan pendirian bangunan. Bersumber pada catatan Walhi, zona properti ialah sangat banyak yang melanggar tata ruang diiringi dengan mal.

Bagi ia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mempunyai keberanian buat menertibkan bangunan- bangunan yang diucap jadi salah satu pemicu banjir terjalin.

” Sisi kebijakan kurang berani menegakkan ketentuan, menertibkan yang melanggar, ia kurang berani, enggak berani malah. Sedangkan PKL dapat ditertibkan,” kata Dwi kepada CNNIndonesia. com lewat sambungan telepon, Selasa( 25/ 2).

Ia berujar keadaan tersebut diperparah dengan berkurangnya mutu Ruang Terbuka Hijau( RTH) yang notabene mempunyai guna bagaikan kawasan resapan air.

” Kita enggak terdapat pertambahan RTH malah serta yang aku ketahui banyak sebagian RTH kualitasnya menurun,” ucap ia.

Sedangkan itu, Direktur Eksekutif Walhi Jakarta Tubagus Soleh Ahmadi mengatakan energi dukung serta energi tampung air hujan di DKI Jakarta dikala ini hadapi degradasi yang lumayan sungguh- sungguh.

” Upaya pemulihan area hidup di DKI Jakarta itu belum berjalan secara signifikan serta sungguh- sungguh dicoba oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Tubagus kepada CNNIndonesia. com, Selasa( 25/ 2).

Di sisi lain, Tubagus berkata pemanasan global pula berdampak terhadap cuaca ekstrim yang terjalin belum lama ini.

” Kita terus hadapi fenomena cuaca yang sangat ekstrim belum lama ini,” pungkasnya.

Diberitakan tadinya, hujan terjalin di daerah Jakarta serta sekitarnya semenjak Selasa( 25/ 2) dini hari. Hujan terus bersinambung sampai pagi hari di beberapa titik serta menimbulkan banjir yang pernah melumpuhkan kegiatan warga.

Pada Pilkada DKI 2017, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membanggakan konsep zero run- off alias nol limpahan yang diaplikasikan dalam drainase vertikal terpaut penindakan banjir Jakarta. Ia juga memohon masing- masing rumah buat membangun drainase itu.

Dalam sebagian video kampanyenya, dia berulangkali menyebut kalau air kodratnya dimasukkan ke dalam tanah, bukan dialirkan ke laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *