3 Laga Tanpa Kemenangan, Manajemen Persebaya Evaluasi Tim Pelatih

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

Manajemen Persebaya Surabaya akan melakukan evaluasi terhadap tim pelatih akibat hasil negatif yang diterima tim Bajul Ijo dalam tiga pertandingan terakhir.

Persebaya tak kunjung meraih kemenangan di kompetisi Liga 1 2019. Dalam tiga laga yang telah dijalani, Persebaya hanya bisa meraih dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Terbaru, Persebaya harus puas berbagi angka dengan tamunya, PSIS Semarang saat menjalani pertandingan pekan ke-3 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (30/5/2019).

Pada laga tersebut, Persebaya unggul terlebih dahulu lewat gol yang dihasilkan oleh Osvaldo Haay di babak pertama.

Namun, lini belakang Persebaya lengah ketika pertandingan tinggal menyisakan 15 menit pada waktu normal.

Septian David Maulana membuat PSIS menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga laga usai.

Hasil minor yang kembali diterima Hansamu Yama dkk, membuat manajemen Persebaya kecewa.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, menyatakan bahwa manajemen klub akan mengevaluasi tim pelatih dan bakal membuat keputusan secepatnya guna mengembalikan performa Persebaya.

“Manajemen sangat kecewa dengan hasil seri pada dua laga kandang ini, kebobolan dua kali karena kelengahan. Tim ini seharusnya lebih baik dari saat ini,” kata Candra.

“Kami akan evaluasi tim pelatih dan akan membuat keputusan secepatnya demi sesegera mungkin mengembalikan performa Persebaya yang semestinya,” Candra menambahkan.

Sebelum ditahan imbang PSIS, Persebaya berturut-turut kalah 1-2 dari Bali United, dan ditahan imbang 1-1 oleh tim promosi, Kalteng Putra.

Akibatnya, Persebaya kini terdampar di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan dua poin hasil dari dua kali imbang dan satu kekalahan.

Musim ini, Persebaya ditargetkan finis di peringkat yang lebih baik dibanding musim lalu.

Pada gelaran Liga 1 2018 lalu, Persebaya mengakhiri kompetisi dengan berada di peringkat kelima.

”Kami ucapkan terima kasih kepada suporter karena terus mendukung kami. Mereka seharusnya mendapatkan yang lebih baik dari hasil yang kami capai saat ini,” ujar Candra.

“Kami yakin, evaluasi tegas yang akan kami lakukan ini akan membangkitkan Persebaya,” tutur Candra.

Persebaya kembali menjadi tuan rumah pada pertandingan pekan ke-4 Liga 1 2019 melawan Barito Putera pada Miggu (15/6/2019).

Kemenangan menjadi harga mati bagi Persebaya untuk memperbaiki peringkat mereka di klasemen.

Jika kembali gagal, maka masa depan Djadjang Nurdjaman di Persebaya bisa terancam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *